Istilah-istilah dalam Produk Kecantikan

sumber

Produk kecantikan atau kosmetik makin mutakhir. Namun kerap kali kita tak tahu bahan-bahan apa saja yang terkandung dalam obat jerawat Anda misalnya. Ingin cantik malah salah obat. Lebih baik intip dulu fungsi bahan kosmetik Anda.
Istilah-istilah di bawah ini sering ditemui dalam produk kecantikan yang banyak dikonsumsi masyarakat. Rata-rata mereka yang mencoba beralih pada produk kosmetik tertentu tak mengerti secara ielas kegunaannya. Biar tak ‘buta huruf’ ada beberapa bahan penting yang harus Anda ketahui. Seperti yang di bawah ini:
1. pH
pH adalah singkatan dari percentage of hidrogen yang artinya adalah takaran keasaman kandungan zat kimia pada produk kosmetik. Kadar pH yang tinggi bisa sangat berbahaya bagi kulit Anda. Pada awalnya produk yang mengandung pH tinggi bisa menyembuhkan tapi kemudian malah akan menjadi boomerang. Demi keamanan, lebih baik gunakan produk kosmetik yang mengandung tingkat keasaman rendah.
2. Moisturizer
Bahan yang satu ini biasanya sering Anda jumpai di produk perawatan dan kecantikan. Moisturizer adalah kata lain dari pelembab. Fungsi utamanya yaitu untuk melembutkan kulit ataupun rambut.
3. Aloe Vera
Bahan ini biasa juga disebut dengan lidah buaya. Aloe vera bisa ditemui dalam produk perawatan kulit dan shampo. Biasanya semua kosmetika yang mengandung aloe vera fungsinya untuk mendinginkan dan melembutkan.
4. Antioxidant
Antioxidant biasa ditemui pada produk yang berhubungan dengan kulit. Zat khusus ini bisa melindungi kulit dari bahaya zat-zat kimia dari lingkungan sekitar. Misalnya asap knalpot ataupun asap pembakaran sampah dan lainlain. Zat ini biasa terdapat pada sunblock ataupun pelembab. Antioxidant bisa juga terdapat pada buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk dan strawberry.
5. Chamomile Chamomile adalah jenis tumbuhan yang terbukti secara klinis bisa mencegah peradangan pada kulit. Chamomile bisa melembutkan dan mendinginkan kulit yang alergi. Zat ini biasanya terkandung dalam produk kecantikan seperti pelembab dan pembersih wajah. Selain untuk kulit, tumbuhan chamomile ini juga bisa mengusir nyamuk.
6. Jojoba
Jojoba adalah sejenis tonik yang mengandung pelembab. Zat ini sangat cocok untuk melembutkan jenis kulit kering. Zat ini bisa saja terdapat dalam pelembab, pembersih wajah atau shampo.
7. Alpha hydroxyl
Jika Anda membutuhkan zat yang bisa mengelupas kulit mati sekaligus melembutkan kulit baru sebaiknya Anda menggunakan produk kecantikan yang mengandung zat alpha hydroxy. Zat ini paling banyak terdapat pada produk perawatan wajah yang berbentuk scrub atau pembersih wajah.
8. Astringent
Astringent adalah cairan khusus berupa toner yang berfungsi mengontrol minyak di kulit dan biasa dipakai setelah membersihkan wajah. Biasanya terdapat pada penyegar wajah.
9. Benzoyl Peroxide
Zat ini banyak terkandung pada obat jerawat. Zat yang mengandung antibakteri ini berguna mendinginkan wajah dan mengeringkan jerawat.
10. Essence
Ini adalah wewangian dasar yang biasa digunakan untuk parfum, sabun atau produk lainnya.
11. Henna
Henna bisa menjadi pilihan Anda yang ingin mengubah warna rambut. Pewarna rambut dari bahan alami tumbuhan ini biasanya digunakan untuk pewarnaan rambut permanen. Bedanya dengan cat rambut lainnya henna terbukti tidak akan merusak rambut Anda.
Sebaiknya sebelum memutuskan akan menggunakan produk kosmetik tertentu, Anda haruslah lebih teliti.

About these ads
This entry was posted in artikel. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s